Harga emas turun, terendah dalam seminggu

|

Financeroll – Harga emas dalam perdagangan berjangka mengalami penurunan dan berakhir di area bawah setelah data ekonomi AS menunjukkan inflasi serta kenaikan penjualan ritel. Data-data tersebut ternyata tidak bisa membantu harga emas untuk naik terus.

Untuk kontrak dengan pengiriman bulan Desember, harga emas menurun sebesar $10.20, atau 0.6%, berakhir di harga $1,602.40 per ons di bursa Comex – New York Mercantile Exchange, harga termurah selama sekitar seminggu terakhir. Harga emas sebelumnya menguat, namun tumbang setelah laporan ekonomi.

Jatuhnya harga emas ini sebetulnya sudah diantisipasi, terbaca dari pola perdagangan di hari Senin yang menunjukkan tanda-tanda balik arah. Stabilitas Dolar AS menjadi sentiment negative yang bisa menekan harga emas. Indikasi lain terlihat dari Volume perdagangan yang makin menipis, dimana pada hari Senin sudah terlihat volume perdagangan yang kecil. Sepinya data ekonomi dituding sebagai penyebab sepinya perdagangan di hari pertama minggu ini, namun jatuhnya pasar mengikuti indek saham global dan pasar komoditi telah menjadi sinyal awal akan jatuhnya pasar lebih lanjut.

Pada hari Selasa (14/08) Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa penjualan ritel AS sepanjang bulan Juli mengalami kenaikan terbesarnya sebesar 0.8%, terbesar sejak Februari silam dan mampu mengalahkan perkiraan sebelumnya. Indek harga juga meningkat sepanjang Juli sebesar 0.3% khususnya di makanan, demikian laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS dimana oleh karenanya angka inflasi juga diatas perkiraan awal.

Pasar berharap inflasi yang tinggi akan memberikan ancaman bagi Emas, namun dengan stabilitas angka-angka yang lainnya, maka pasar tidak mendapat dukungan bagi kenaikan harga lebih lanjut dan akhirnya benar-benar jatuh. Indek Dolar lumayan stabil dengan naik tipis ke 82.478 dari sebelumnya di 82.404.

Berbagai harapan akan lahirnya kebijakan stimulus membuat harga emas masih menyimpan potensi kenaikan lebih lanjut. Eskalasi politik di Timur Tengah juga akan membuat harga komoditi naik dan berimbas kepada harga emas pula. Tidak dipungkiri bahwa potensi kenaikan harga emas masih berpeluang untuk ke harga $1,900 per ons diakhir tahun ini. (@hqeem)

Join the Forum discussion on this post


Sumber : FinanceRoll
Tags: , , , ,

HRH

Analisa Fundamental sama pentingnya dengan Analisa Teknikal.

0 comments

Leave a Reply

Selamat Bertransaksi. Bisnis FOREX BUKAN TANPA resiko dan belum tentu cocok untuk semua orang.